Magang

1334 Kata

Malam berlalu di sambut pagi dengan udara dingin yang seolah enggan untuk pergi memaksa Rendra memeluk Aura lebih erat. Sempat pelukan itu terlepas karena sensai kebas dan kram menyerang di lengan yang dijadikan bantal oleh Aura namun saat Aura kembali terbatuk, Rendra menarik Aura kembali dalam dekapannya. Ketika Aura membuka mata, dia telah menyadari bila sang suami memeluknya semalaman. Ingin rasanya setiap malam seperti ini, diperhatikan dan disayangi seorang pria apa lagi kalau pria itu adalah suami sendiri. Tapi Aura pernah dikecewakan dan dia harus menekan harapannya sedalam mungkin agar tidak merasakan sakit yang dulu pernah ditorehkan Sigit terlebih Rendra yang menjadi suaminya saat ini tidak mencintainya. Tapi boleh kah, sebentar saja Aura menikmati hangatnya pelukan pr

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN