Rasanya sangat menyedihkan melihat orang yang kau cintai terluka. Seandainya saja bisa kau pasti ingin menggantikannya, atau meminta untuk berbagi agar sama-sama merasakan. Sayangnya itu tidak mungkin terjadi. Apa yang dirasakan hati, hanya pemilik hati lah yang dapat merasakannya. Claire mengusap rambut Zack. Tangannya terulur membingkai pipi, mencoba menengadahkan kepala yang terus tertunduk, tersembunyi di antara dua lutut yang ditekuk. "Zack, aku tahu kau terpukul dengan semua ini." Claire menundukkan kepala, menjatuhkan kening di atas kening Zack. Claire melanjutkan berkata setelah memejamkan mata. "Tapi, kau tidak boleh seperti ini. Kau tetap harus terus bersemangat, seluruh orang yang berada di tempat ini membutuhkan semangatmu itu." Mata biru Zack perlahan terbuka. Menatap koson

