"Apa aku boleh ikut? Sekali lagi Kean menanyakan pertanyaan itu, sekali lagi juga Zack menggelengkan kepala. Entah sudah berapa kali ia melakukan itu. Yang pasti setiap kali Kean menanyakan setiap kali itu juga ia mengangguk. Tidak ada gerakan yang lain karena.pertanyaan Kean sama saja sejak beberapa menit yang lalu. "Kenapa?" Akhirnya Kean menanyakan pertanyaan berbeda, tapi tetap saja Zack menjawabnya dengan gelengan kepala. Ia terlalu malas untuk mengeluarkan suara. "Apakah itu artinya aku tidak boleh ikut?" Pertanyaan itu mau tak mau membuat Zack mengalihkan perhatian pada Kean. Bocah itu begitu pandai menarik perhatian. Ia akan melakukan apa saja asal mendapatkan yang diinginkan. Sesuatu yang patut diacungi jempol karena usaha kerasnya. Russel saja harus mengakui Kean yang tidak

