Arfaaaaaaan!

1534 Kata

Pov Aisyah "Ampun Bu! ampuuuuuuuun!" rengek Erni memintaku untuk melepaskan tarikan dirambutnya. Menantuku memohon, dengan memelas. karena aku menjambak rambutnya dengan sangat kuat. Bagaimana tidak emosi melihat menantu begini kelakuannya, bisa-bisa suaminya tidak ada. dia malah berbuat tidak senonoh dengan sahabat suaminya sendiri. "Kamu harusnya mampus!" bentakku yang sudah sangat emosi, sambil terus menarik rambut Erni ke belakang, sehingga kepalanya sedikit mendongak tertarik oleh jambakanku "Lepaskan, Bu! ini bukan salah Erni, ini salah Farid!" ucap pria yang berbaring di atas ranjang, seketika aku mendelik menatap ke arahnya. "Kenapa lu, enggak sekalian mampus aja sih, kalian tidak pantas berada di dunia ini! kalian sama sama binatang!" "Tenang, Bu! Tenaaang! sabar! Kita

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN