penghinat

1266 Kata

Pov Arfan "Buket saja, mbak!" Aku menjawab sambil terus melihat-lihat bunga. "Sebentar! saya siapkan dulu karangannya.bapak bisa duduk dulu, sambil menunggu buket bunganya selesai." ujar Pelayan toko Aku hanya mengangguk, tanda mengiyakan kesiapannya. kemudian aku duduk di salah satu kursi yang ada di toko bunga itu. tak lama berselang, Dali pun menghampiri. mungkin dia ngerasa bukan sopir, sehingga tak harus menungguku di dalam mobil. "Beli bunga apa, Pak?" tanya Dali sambil melihat bunga-bunga yang berjajar rapi di dalam keranjang. "Bunga yang melambangkan kesetiaan!" ujarku sambil mengulum senyum. "Widiiiiiiiiih! mantap kayaknya lagi kasmaran nih, si bapak." ujar Dali menggoda. "Iya sudah lama, saya tidak memberikan bunga sama istri. apalagi Sekarang saya mau ngasih kejuta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN