tega

1355 Kata

Pov Erni Melihat Dali yang terus menghajar Farid habis-habisan. sampai terlihat dari area wajah Farid keluar darah segar, yang mengalir. Aku yang merasa Tak Tega, melihat orang yang paling kusayangi, diperlakukan seperti itu. meski kepalaku masih terasa pusing, akibat tamparan yang dilayangkan suamiku. dengan terpaksa aku menghampiri Dali, lalu mendorong tubuhnya. agar menjauh dari tubuh Farid. "Eh sial4n lu! Jangan ikut campur urusan kami! Elu itu hanya pembantu." bentakku mengingatkan asisten yang sok pahlawan. "Hahaha! Ini urusan Bos gua, Jadi gua, berhak ikut campur!" ujar Dali sambil bangkit kembali dari jatuhnya, kemudian ia berjalan dengan santai, mendekati Farid kembali. "Stop! Jangan mendekat!" cegahku berusaha menghentikan Dali. matanya yang memerah, membulat sempurna. s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN