“Bas!” seru Raka saat melihat Bastian berdiri di antara para penjemput di bandara. Bastian membalas lambaian tangan Raka sambil tersenyum kecil. Dua hari yang lalu, Raka menghubungi dirinya dan bertanya apakah bisa menjemputnya di bandara saat dia datang. Bastian menyanggupi permintaan Raka, dan di sinilah dia berada sekarang. “Udah lama?” tanya Raka. “Nggak, gua belum lama sampe.” Bastian mengambil troli barang dari tangan Raka dan mendorongnya ke arah pintu keluar bandara. “Biar gua aja,” ujar Raka sambil berusaha mengambil kembali troli dari tangan Bastian. “Udah elo diem aja,” tolak Bastian sambil terus berjalan. “Elo tunggu sini, gua cari taksi bentar,” ujar Raka setelah tiba di luar. “Nggak usah,” ujar Bastian. “Elo tunggu sini bentar, gua ambil mobil dulu.” Bastian meningg

