55. Anak Genderuwo 10

1140 Kata

Tiga orang muda berkumpul menjadi satu, sungguh pemandangan yang indah.  Sumi menatapnya dengan sumringah sementara dia menggoreng mendoan jengkol untuk disuguhkan sebagai camilan mereka.             “Mereka sangat serasi.  Mengapa Sumi merasa jadi ibu tiga anak remaja toh?” gumam Sumi bahagia.             Padahal yang dianggapnya serasi, tengah menatap sengit satu sama lain.  Eh, sebenarnya menatap geram dua lawan satu!  Tentu yang hanya sendiri adalah Johny, pemuda berambut blonde yang mesumnya taraf demit.              “Aku melihat api di mata kalian, apa kalian tak merasa panas seperti terbakar?” sindir Johny sinis.             “Kamu merasa toh?  Kamu bukan orang yang diinginkan disini!” tandas Jamilah.             Satrya tak berkata apapun, namun dari sorot mata dinginnya sudah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN