Entah mengapa pikirannya menjadi kabur. Victor seakan kembali ke masa lalunya. Dimana dia mengejar seorang perempuan berkulit gelap dengan penampilan sederhana. Perempuan itu berlari sekencang mungkin dengan wajah pasi. Apalah dayanya, dia hanya perempuan lemah bila dibandingkan dengan vampir yang mengejarnya. “Aaargh!” Perempuan itu menjerit ketakutan begitu si vampir menghadangnya dalam hitungan detik dan langsung mencengkeram lehernya. Mata perempuan itu mendelik, karena panik luar biasa dan rasa sesak di dadanya akibat pasokan oksigennya berkurang. “Mister, ada apa toh? Saya ndak punya utang sama peyan toh?” cicit perempuan itu kebingungan. Sepertinya dia tak pernah berurusan dengan lelaki bule berwajah pucat ini. Astaga, apa pria bule ini

