Satrya berdiri dengan gelisah. Mendadak perasaannya tak enak. Hal itu terjadi begitu saja begitu dia tahu ibunya mengundang Johny menginap di rumah mereka. Mana mereka semua sedang menghadiri pertemuan keluarga besar Gandarewa, Satrya cemas saat menyadari Jamilah tinggal berduaan dengan Johny di rumah besar mereka. Entah apa yang dilakukan oleh si messum licik itu pada Jamilah yang walau galak tapi asli masih polos. “Bu, mengapa Ibu mengundang lelaki itu menginap di rumah kita di saat kita semua terpaksa menghadiri pertemuan membosankan ini?” bisik Satrya menahan kesal. Sumi gagal paham, dia pikir Satrya menyesal tak bisa main bersama Johny karena diajak pergi dari rumah. Sumi menepuk bahu Satrya lembut. “Ibu tahu kamu ingin segera main sama sepupumu toh. Sabar, ya, Nak. Palin

