49. Anak Genderuwo 4

1300 Kata

Apa yang terjadi? Plafon rumah jebol, meninggalkan lubang gelap sementara makhluk yang awalnya menempel disana sudah tak terlihat. “Dimana dia?” tanya Jamilah pada Rudy Gempal.  “Ndak mungkin dia menghilang begitu saja toh?” Rudy Gempal menghela napas panjang, dia tampak khawatir.  “Sudah saya peringatkan.  Jangan membuatnya marah.  Berharap saja tak ada nyawa yang melayang.” “Apa maksudmu?  Hal mengerikan itu bukannya film batal diproduksi toh?” tanya Jamilah bingung.  Wajahnya memucat ketika Rudy Gempal menggelengkan kepala. “Dia akan menghabisi orang yang mengerjainya, semoga perkiraanku salah,” jawab Rudy  Gempal was-was. Spontan Jamilah menoleh ke depan pintu muka.  Tak ada Satrya disana.  Apa dia sudah pulang?  Namun mengapa Jamilah merasa gundah gulana?  Perasaannya tak enak.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN