"Jangan pernah menyentuh istri dari pria lain," ketus Saga saat ia merengkuh Nara. Mata Alvin membola saat tangan kekar seorang pria menangkap tubuh Nara lebih dulu. "Kamu!?" gumam pemuda itu tak terima. Ia sangat kesal sampai kedua tapak tangannya mengepal. Bukan hanya kemarahan karena merasa diserobot oleh Saga, tapi juga rasa cemburu yang membakar dadanya. Kalau saja Saga adalah pria baik, tentu sikap Alvin tak akan seperti ini. Sebagai orang yang mencintai dan menginginkan Nara bahagia, mana bisa dia tinggal diam, gadis itu hanya dijadikan alat. Sebuah senyuman masam terlukis di wajah tegas Saga. Sebelum akhirnya membopong tubuh kurus Nara. "Bams! Cepat siapkan mobil!" teriak Saga pada pria yang berdiri tak jauh darinya, sementara ia bergerak cepat. Disusul Alvin yang mengikut

