Tanpa Saga dan Alvin tahu, Roy berdiri tak jauh dari mereka dan mendengarkan semuanya. Tangan pria itu pun ikut terkepal, ada emosi yang bergolak dalam d**a. Papa Nara baru saja sadar, Saga menantunya, menganggap Nara puterinya yang berharga sebagai barang yang bisa dibeli dan dijualnya. Meski awal pernikahan mereka terjadi untuk menyelamatkan bisnisnya yang hancur, bukan berarti pernikahan itu dilenyapkan kesakralannya. 'Apa yang harus kulakukan sekarang? Menghajarnya? Lalu bagaimana dengan bisnis keluarga kami? Bagaimana dengan masa depan Nara puteriku?' Roy bisa saja melampiaskan kekesalannya pada pria itu. Akan tetapi ia tak rela melihat Nara menderita. Dan lagi, pria tua itu belum tahu apa yang sebenarnya terjadi antara Saga, Nara dan Alvin. Papa Nara mendesah panjang, dan meni

