Lexus telah siap dengan perlengkapannya, sembari menunggu waktu yang tepat untuk mulai menyerang. Rekannya sendiri juga telah siap, mereka menyeringai bahagia sambil bertaruh siapa yang akan membunuh lawan lebih banyak. Sungguh taruhan khas anak dan ayah yang akur. Sekali lagi Lexus mengulang instruksinya, kemudian mengecek kembali pergerakan matahari yang mulai tenggelam di ufuk barat. Begitu senja telah lenyap berganti menjadi malam, mereka bergerak dalam dua tim. Kapten Goldberg membawa seluruh prajuritnya menyerang mercusuar dan menara-menara pengawas di area pesisir pantai. Sedangkan tim yang dipimpin oleh Lexus menaiki pesawat tempur amfibi milik Dean, mereka terbang rendah menyerang langsung ke pusat kastil. Pesawat itu sengaja tak ditutup pintunya, sebab Dean dan Vance begitu be

