Samantha terpojok, terus menerus diserang oleh berbagai pertanyaan menginterogasi. Bahkan oleh ayah kandungnya sendiri, sekumpulan orang dewasa itu mengelilinginya di ruang keluarga. Sementara Lexie dan Romi disuruh bungkam, mereka ingin mendengar jawaban dari mulut Samantha sendiri. Bukannya alasan-alasan konyol yang pasangan polos itu lontarkan. "Jawab Samantha!" bentak Sulvian untuk ke sekian kalinya. Dan untuk ke sekian kalinya juga, Samantha tak menjawab. "Tidak ada yang perlu saya katakan, Tuan." Ia mengucapkan kalimat yang sama selama dua jam belakangan. "TIDAK ADA!? LALU APA MAKSUDNYA PERMAINAN KONYOL KALIAN!! KAU PASTI TAHU KE MANA LEXUS PERGI!!" Sulvian semakin murka, mendaratkan sebuah tamparan di pipi Samantha. Wanita itu tetap bertahan dengan keputusannya, perbuatan Lexus

