Tak ada hal yang lebih menyenangkan bagi Lexus selain menghabiskan waktu bersantai di kamar Samantha, seolah-olah seperti kamar sendiri. Dengan seenaknya cowok itu membongkar isi rak buku Samantha, membaca satu per satu koleksi buku anatomi manusia koleksi Samantha. Ia pun hanyut dalam dunianya, baring-baring santai sambil menunggu calon istri selesai mandi. Tak lama suara pintu terbuka mengacau konsentrasinya, ia segera memalingkan muka ke arah kamar mandi sambil berharap bisa melihat kaki jenjang favoritnya itu. "Cih!" Lexus berdecak kesal, bukan pintu kamar mandi yang terbuka melainkan pintu kamar itu sendiri. "Bang Lexus~ Lagi apa?" Panggil Romi centil, memunculkan kepalanya saja dari celah pintu. "Pergi sana! Kau dilarang masuk ke dalam kamar kami!" usirnya kasar, sama sekali tak

