Ali tampak serius mendengarkan pengarahan. Sesekali badannya bergerak saat arahan itu mengharuskannya untuk mengikuti. Sesekali Ali melirik partnernya kemudian mengikuti gerakannya.
Untuk penampilannya kali ini di acaran Infotaiment Awards Ali akan menampilkan sesuatu yang berbeda dari tahun yang lalu. Kali ini ia akan berkolaborasi dengan CJR dan menambahkan dance pada penampilannya. Ali benar-benar sangat antusias dengan penampilannya kali ini.
Ali menyeka peluh didahinya kemudian meneguk minumannya saat GRnya untuk hari ini sudah usai. Sambil melepas penat Ali tampak bercanda gurai dengan personil CJR.
"Haiiiiii," tiba-tiba suara melengking itu mengalihkan perhatian mereka.
Mereka sama-sama tersenyum melihat seorang gadis yang tampak sedang menghampiri mereka sembari berlari kecil.
"Apa kabar?" Tanya gadis itu mengedarkan pandangannya pada sekumpulan laki-laki itu. "Baik," jawab mereka bersamaan sambil masih tersenyum.
Pandangan gadis itu terhenti saat bertemu dengan seseorang yang membuat senyumnya makin merekah.
"Sini," panggil Ali membuat gadis itu langsung duduk disamping Ali. "Langsung berasa ada lemnya ya kalau udah ketemu," ledek Kiki.
Ali dan Prilly hanya mampu tersenyum. Terlebih ledekan Kiki diiringi sorakan dari personil CJR yang lain.
Sebenarnya Ali lah yang membuat Prilly langsung kesini. Tadi saat ada di backstage salah satu crew memberitahu Prilly jika Ali sedang GR, rasa rindunyalah yang membawa Prilly sampai kesini.
Merekapun akhirnya terlibat perbincangan seru. Personil CJR yang merupakan teman lama Prilly yang pernah terlibat satu sinetron terlihat sangat menyambung dengan pembicaraan Prilly maupun Ali.
"Lo mau GR Prill?" Tanya Aldi disela-sela obrolan mereka.
"Gue GRnya udah kemarin, nanti mau nyobain baju," balas Prilly membuat mereka mengangguk paham.
"Perform sama Syahrini?" Tanya Ali. "Iya. Deg-degan banget."
"Santai aja Prill," ucap Iqbal memberi semangat.
"Thanks bal, kalian juga semangat. Gue nungguin banget perform kalian. Gue penasaran liat Ali dance. Biasanya dancenya cuma dikit doang," goda Prilly melirik Ali membuat Ali tersenyum.
Sebenarnya sedari tadi Ali tak banyak bicara karna sedang menahan gemasnya dengan gadisnya ini. Bagi Ali makin hari ia terlihat makin menggemaskan.
"Eh foto yuk," ajak Kiki.
Merekapun akhirnya berfoto mengabadikan moment GR mereka sore ini.
Setelah itu para personil CJR berpamitan untuk pulang. Alipun langsung menggandeng tangan Prilly menuju backstage.
"Kesini bareng siapa?" Tanya Ali saat mereka sudah sampai di backstage.
"Sama Siti. Tapi gak tau deh sekarang lagi dimana," balas Prilly membuat Ali mengangguk paham.
"Lihat deh Li, itu baju yang bakal aku pakai buat besok malam. Bagus banget ya. Gak nyangka jadinya bakal sebagus itu. Aaaaa lucuuu," pekik Prilly menunjuk gaunnya yang terpajang di sudut ruangan.
Ali tersenyum gemas menggigit bibir bawahnya melihat tingkah Prilly. Merasa tak tahan Ali langsung memeluk tubuh mungil Prilly erat tak peduli dengan crew yang berlalu lalang.
"Gemesin banget sih," bisik Ali. "Ali aku gak bisa nafas."
"Bodo amat, siapa suruh gemesin gitu." "Ali lepassssss."
Akhirnya Alipun melepaskan pelukannya dan menjadikan pipi Prilly sasaran selanjutnya. Tiba-tiba Ali melirik jam tangannya.
"Aku harus pulang duluan nih. Gak papa ya? Atau kamu mau aku tungguin?" Tanya Ali. "Gak usah, kamu pulang aja. Aku kayaknya masih lama."
"Yaudah deh, aku pulang dulu. Sampai ketemu besok ya." "Iyaaa, kamu hati-hati ya."
"Iya sayang,bye," Ali mengelus sejenak pipi Prilly kemudian berlalu pergi.
Prilly tersenyum melihat kepergian Ali. Lelaki itu selalu tau cara menghiasi wajahnya dengan senyuman. Prilly terkadang bingung saat diluar sana ada yang menyebutkan kalau Ali tak bisa membuatnya bahagia. Apakah mereka tak tau bahwa Ali selalu punya cara untuk membuatnya bahagia?
***
Malam ini ada rasa gugup yang luar biasa yang Prilly rasakan. Namun rasa antusiasnya juga tak kalah besar. Malam ini Prilly akan menjadi host di acara bergensi, infotaiment awards.
Prilly malam ini akan tampil pada opening. Prilly sudah siap dengan gaun berwarna merah yang melekat indah pada tubuhnya.
Dengan sekali hembusan nafas panjang, Prilly langsung bersiap untuk menaiki panggung karna acara sudah dimulai. Sebenarnya Ali juga akan ada di opening. Namun Prilly sedari tadi tak melihat lelaki itu.
Akhirnya acarapun dimulai. Openingnya saja sudah sangat meriah. Penonton yang datang terdengar bersorak riuh saat melihat satu persatu idolanya keluar.
Berbagai perform dari penyanyi papan atas Indonesia dapat membakar semangat para penonton membuat suasana makin seru.
Pembacaan berbagai kategoripun sudah dimulai. Tentunya hal ini yang sangat ditunggu fans bila idolanya masuk dalam nominasi.
Seperti saat ini, saat pembacaan nominasi selebriti pria paling fashionable, terdengar riuh suara fans meneriaki nama idolanya berharap akan menang. Terlihat pura para nominasi duduk dibangku khusus termasuk Ali yang memang masuk dalam nominasi.
Teriakan Alicious meneriaki nama Ali sangat mendominasi. Hingga tersebutlah nama Ali sebagai pemenang membuat suasana menjadi makin riuh. Jujur Ali sama sekali jika tak menyangka jika ia akan memenangkan kategori ini.
Alipun langsung menaiki panggung. Menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada orang-orang yang selalu mensupportnya. Bagi Ali mereka yang selalu mensupportnyalah yang sangat berperan dalam segala kesuksesannya.
Acara kembali berlangsung. Kini tiba saatnya Prilly bernyanyi bersama Syahrini. Prilly juga sudah mengganti gaunnya dengan gaun berwarna hijau tosca yang sangat pas ditubuhnya membuat Prilly terlihat begitu anggun.
Ali yang duduk dibangku udanganpun sempat tertegun melihat Prilly yang tampak sedang bersiap di atas panggung. Bahkan Ali sama sekali tak mengalihkan pandangannya. Baginya hanya Prilly satu-satunya yang menarik. Ali sangat menikmati saat Prilly bernyanyi. Bahkan untuk melirik Syahrinipun Ali tak sempat karna ini sangat terpukau dengan penampilan gadisnya. Sangkin antusiasnya saat diakhir lagu Ali spontan untuk berdiri dan bergoyang sejenak menikmati musiknya dan terlihat antusias.
Prilly yang kebetulan menatap Ali sempat terkekeh kecil. Tak menyangka jika Ali sama sekali tak jaim. Prilly merasa sangat senang melihat Ali begitu antusias dengan penampilannya.
Kini tiba pula saat dimana Ali untuk perform bersama CJR. Para penonton sangat menunggu kolabirasi ini. Dan benar saja penampilan mereka tidak mengecewakan. Para fans tampak begitu puas. Walaupun ada insiden dimana Ali harus merelakan dahinya terbentur kamera, namun itu sama sekali tak menggangu penampilannya untuk tetap profesional. Ali dan para personil CJR merasa sangat puas dengan penampilan mereka.
Makin malam acara makin seru. Kini tiba pula saatnya pembacaan nominasi selebriti pria paling memikat. Lagi-lagi Ali tak menduga jika ia lah pemenangnya. Pasalnya nominasi lain juga tak kalah bagus. Namun ini merupakan rezeki bagi Ali dan salah satu hadiah untuk hari jadi alicious.
Setelah selesai menerima piala keduanya Ali langsung menuju backstage untuk mengganti pakaiannya. Saat dibackstage Ali bertemu Prilly yang juga baru selesai mengganti gaunnya.
"Cieee usah dapat dua piala. Selamat yaaa."
"Makasih cantik," balas Ali diiringi senyum menggodanya membuat Prilly menahan senyumnya dengan pipi yang bersemu. Pasalnya didalam ruangan ini masih ada perias rambut.
"Eh kening kamu gak papa kan? Sini lihat,"
Ali sedikit menunduk agar Prilly bisa melihatnya.
"Kemaremannya rese ah. Untung gak benjol," kata Prilly sambil mengelus dahi Ali membuat Ali tersenyum.
"Gak papa kok. Aku mau ganti baju dulu ya," Prillypun mengangguk dan membiarkan Ali pergi.
Kini Prilly sudah siap dengan gaun terakhirnya. Gaun berwarna putih yang lagi-lagi membuatnya terlihat begitu cantik.
Malam sudah semakin larut. Sudah hampir seluruh nominasipun dibacakan.
Ali tersenyum saat melihat gadisnya sedang ngehost dihadapannya dan membelakanginya. Ali tau Prilly sudah mulai lelah dan bahkan sepertinya gadis itu mulai mengantuk. Ali mencolek pundak Prilly membuat Prilly menoleh. Ali memberi semangat tanpa suara membuat Prilly kembali tersenyum.
"Sini duduk," kata Ali menepuk tempat duduknya yang tadi diduduki raditya dika kini sudah kosong.
Tanpa berfikir panjang Prilly langsung duduk disamping Ali. "Aku ngantuk banget parah," kata Prilly.
"Bentar lagi sayang. Tahan ya," bisik Ali yang dibalas Prilly dengan anggukan pelan.
Kini giliran shae untuk bernyanyi. Lagu yang ia bawakan dapat membuat siapapun menggerakkan badannya. Tak terkecuali Ali dan Prilly. Kantuk yang tadi menyerang Prilly kini hilang begitu aja. Terlebih Ali mengajaknya untuk bergoyang..bagai di aliri semangat. Prilly ikut begoyang. Tanpa ada rasa canggung atau jaim. Mereka sama-sama terlihat lepas. Bahkan Ali terlihat sangat bersemangat.
Sepertinya kebahagiaan mereka saling bergantung. Hanya saat mereka bersama mereka bisa menjadi dirinya sendiri. Membuat hal konyol bersama.
"Kamu mah, kita kayak orang gila tau," bisik Prilly diiringi tawanya sambil mengatur nafasnya yang terasa lelah karna bergoyang tadi.
"Yang penting kita bahagia, udah lama tau gak kayak gini," balas Ali yang mendapat anggukan setuju dari Prilly.
Kini tiba saatnya pengumuman selebriti of the year. Ali dan Prilly sama-sama ada di nominasi. Namun mereka sama sekali tak memikirkan siapa yang menang. Bagi mereka siapapun itu ia adalah yang paling pantas.
Dan terpilihlah chiko jerico sebagai pemenangnya. Bagi Ali dan Prilly ia pantas mendapatkannya.
"Ntar jangan langsung pulang ya," bisik Ali.
"Mau ngapain?"
"Kangen-kangenan," balas Ali membuat mereka sama-sama tertawa.
Akhirnya acarapun usai. Namun kebahagiaan dan kehebohan Ali dan Prilly belum usai. Mereka menaiki pentas hendak menuju backstage. Namun karna musik yang sangat asik untuk dibawa joget membuat mereka bergoyang sambil berlari-larian dipanggung. Merasa terganggu dengan heelsnya Prillypun membukanya sementara Ali membuka jasnya. Mereka sama-sama tertawa melihat tingkah konyol mereka.
Beberapa fans yang melihat adegan itu langsung mengabadikannya. Sudah jarang melihat idola mereka selepas ini.
"Aku capek banget," ucap Prilly saat sampai dibackstage setelah lari-larian dengan Ali. "Sama nih. Engap banget." Balas Ali.
"Eh bentar ya, aku mau nyamperin Alicious dulu,.kamu tunggu disini ya,"kata Ali yang dibalas Prilly dengan anggukan. Lagi pula Prilly juga ingin menemui Prillvers kesayangannya.
Bagi mereka, fansnya adalah segalanya. Rasa lelah bisa hilang begitu saja jika ada mereka. Mereka sama-sama bercanda gurau dan berfoto bersama dengan fansnya.
"Sit, panggilin Prilly ya. Gue tunggu disini," kata Ali pada Siti. Sitipun langsung bergegas memanggil Prilly.
"Li, boleh wawancara bentar gak?" "Boleh, tapi tungguin Prilly ya."
Para wartawan itu mengangguk setuju makin antusias. Mereka yakin akan lebih seru jika ada Prilly.
Tak lama Prillypun datang dan mereka langsung diwawancarai. Walaupun malam semakin larut. Mereka dengan senang hati menjawab pertanyaan para wartawan itu.
"Duduk dulu yuk," ajak Ali saat wartawan itu sudah pergi.
"Malam ini seru banget ya," ucap Prilly kemudian duduk dihadapan Ali. Ali tampak mengangguk setuju.
"Bangga deh lihat kamu dapat piala gini," kata Prilly sambil melihat dua piala Ali yang terletak dimeja.
"Tapi aku kepengen beberapa tahun lagi dapat piala lagi tapi dikategori yang beda," kata Ali membuat Prilly mengerinyitkan dahinya heran.
"Katagori apa?"
"Gorgeous Dad," balas Ali diiringi senyum menggemaskannya.
"Terus pasangan paling fenonemal, terus pernikahan selebriti paling fenomenal, terus.." Ali tersenyum geli melihat Prilly yang tampak menahan senyumnya dengan pipi bersemu.
"Ali Prilly junior menang gorgeous baby," ucap Ali yang makin menjadi-jadi menggoda
Prilly.
"Apaan sih kamu ngayalnya. Udah ah aku mau pulang," Prilly yang sudah merasa pipinya memanas langsung bangkit dari duduknya, namun Ali segera menahannya.
"Buru-buru banget sih. Jawab dulu kamu mau juga gak menang nominasi itu?" Tanya Ali yang ternyata masih ingin menggoda Prilly.
"Ali, omongannya deh ngaur."
"Ngaur apanya. Aamiin dong sayang. Siapa tau beberapa tahun lagi bener kejadian." "Iya deh aamiin."
Prilly langsung menenggelamkan wajahnya didada Ali menyembunyikan wajahnya yang memerah membuat Ali langsung mendekapnya erat. Mereka sama-sama tertawa geli mengingat pembicaraan mereka. Namun didalam hati mereka sama-sama mengaamiininya.
"Ntah kapan lagi ya sayang kita bisa kayak gini lagi. Belum dapet project bareng nih," keluh Ali sambil mengelus punggung tangan Prilly yang ia genggam.
"Sabar yaa. Ntar pasti ada kok," balas Prilly lembut.
"Kamu jangan dengerin kata orang yang gak baik tentang kita ya. Dengan jarangnya kita ketemu, kepercayaan yang harus makin kita eratkan," kata Ali yang kini tampak serius.
"Iya sayang," balas Prilly patuh membuat Prilly tersenyum.
"Permisi. Prillynya mama bawa pulang dulu yaaa. Udah malem. Kalau mantu mau ngobrol main kerumah sering-sering yaaa," ucap mama Uli yang tiba-tiba datang.
"Tenang ma, ntar Ali sering-sering main kerumah." "Siip deh, yuk Prill pulang," ajak mama Uli.
"Li aku pulang dulu ya."
"Iya, hati-hati yaa. Hati-hati ma." "Iya mantu."
"Kamu juga pulang ya biar bisa istirahat. Hati-hati juga," pesan Prilly yang dibalas Ali dengan anggukan.
Setelah Ali mencium punggung tangan mama Uli, mama Uli dan Prillypun segera pergi.
Ali menghela nafas panjang. Malam yang sangat menyenangkan bagi Ali. Bisa bertemu dengan gadisnya. Jangan tanyakan seberapa besar pengaruh gadisnya dengan kebahagiannya. Karna jawabannya adalah sangat besar. Ali sangat berharap diluar sana orang-orang yang selalu berusaha menjauhkannya dengan Prilly segera berhanti. Karna semakin kuat mereka menjauhkan Ali Prilly, maka semakin mereka berusaha untuk selalu saling dekat.