Ziva terdiam, rasanya saat ini ia tak sanggup untuk menghadapi Andra ataupun memberitahu tentang apa yang membuat perasaannya berkecamuk. Namun Ziva sadar, menghindar juga bukanlah solusi. Sudah pasti Andra tidak akan mungkin terima jika terus diperlakukan seperti itu. Lalu, apa yang harus dilakukannya sekarang? Ia benar-benar sangat bingung. "Zi, bilang sama aku, Sayang. Apa sebenarnya yang terjadi? Aku merasa tidak berbuat salah. Aku bahkan sudah mengizinkan kamu menangani kasus yang sedang kamu selidiki saat ini karena itu memang pekerjaanmu. Aku mencoba percaya sepenuhnya, asal kamu selalu memberiku kabar. Tapi, kenapa tiba-tiba kamu menghilang begitu saja? Sikap kamu kembali dingin, seperti orang asing. Jelaskan, ini sebenarnya ada apa?" pinta Andra dengan tatapan mendamba, penuh ha

