Trauma akan masa lalu. Sebuah masa lalu berat yang tidak ingin Ayana ungkapkan. Yang sudah bertahun-tahun terjadi dan menorehkan sebuah kenangan menyakitkan baginya. Yang tidak ingin dia ingat lagi, tapi kejadian itu seakan selalu mampir di setiap mimpinya. Kemarin, tepatnya adalah hari kematian calon suami Ayana—Bagas— beserta kedua orangtua Ayana. Mereka meninggal ketika bepergian untuk membelikan barang-barang keperluan lamaran dan naasnya terlibat kasus kecelakaan beruntun. Seharusnya Ayana menjemput hari bahagianya, malah harus menerima hari dukanya terhadap kematian orang-orang tersayangnya. Cintanya, bahkan kehidupannya—orangtua— pergi tanpa permisi ke dunia lain yang tidak ada tiket masuknya, kecuali kematian. Hal itu membuat Ayana sangat trauma. Sejak saat itu dia menutup

