"Siapa pria itu?" Tanya Alfarezi sangat penasaran. Alfarezi agak kecewa sekaligus sedikit marah hanya dengan melihat ada pria lain di rumah Ayana. Pria yang memakai baju kasual, rapi dan tampak dewasa. Sepintas melihat, mungkin orang berpikiran bahwa dia adalah pria yang begitu mapan, tapi siapa yang bisa memastikan itu hanya sekedar melihat?. Akan tetapi, Alfarezi tetap melangkah masuk dan spontan Ayana berdiri ketika melihat kehadirannya. "Pak Alfarezi? Untuk apa ke rumah saya, pak? Saya sudah memberikan informasi ke rumah sakit bahwa saya tidak masuk kerja dua hari." "Iya. Aku tahu." Hanya kata itu yang keluar dari mulut Alfarezi. Ayana mengeratkan cardigan rajut berwarna hitam yang ia gunakan. Ia langsung menunduk ketika melihat Alfarezi yang begitu memperhatikan lekat pada dirin

