"Kok tumben ya pria itu gak muncul lagi? Dia sakit kah atau bagaimana?" Hampir satu Minggu, Ayana dilanda kebingungan. Dia tidak mendapati Alfarezi di rumah sakit sejak ia masuk kerja lagi. Beberapa orang menanyakannya terkait pria itu, entah dari Jane, Hendra, dan rekan kerjanya yang lain. Akan tetapi, Ayana tetap menjawab, "maaf, itu bukan urusan saya. Kalau memang kalian perlu beliau, silakan tanyakan langsung ke pak Erik selaku orangtuanya." Katanya. Namun kenyatannya, dia mencari pria itu sekarang. "Maaf, Ayana, tapi kamu salah tempel plesternya." Interupsi itu membuat Ayana langsung tersadar. "Oh, iya. Terimakasih sudah kasih tahu." Ayana segera memperbaiki letak tempelan plester itu. Pasalnya dia menempel benda itu di kulit yang tidak terluka. Ayana tidak fokus. Dan berunt

