Menyatakan Perasaan

1138 Kata

Brum! Sengaja menaikkan kecepatan secara tiba-tiba membuat Ayana spontan memeluk pinggang Alfarezi. Dia tidak sadar melakukan itu. "Sekali lagi saya katakan, saya tidak suka dengan orang yang ngebut. Anda ngebut sekali lagi, tolong turunkan saya, pak Alfarezi." Kata Ayana ketus, padahal sekarang dia sedang ketakutan. Maka dari itu dia berpegangan pada pinggang Alfarezi dengan cukup erat. "Oh iya. Aku gak sengaja. Maaf ya...." Padahal, Alfarezi tersenyum puas melakukan itu. Dia sampai terkikik dibalik helmnya. "Kok aku jadi senang ya kalau Ayana ketakutan gini? Aku bisa dapat pelukannya, walaupun sudah dipastikan Ayana gak sengaja." Pikir Alfarezi. Cukup lama memperhatikan kondisi jalanan dengan tangan yang masih memeluk pinggang Alfarezi, Ayana kemudian tersadar bahwa jalanan yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN