Peringatan Si Medusa

1139 Kata

"Syaratnya apa, pa?" Tanya Cantika, mulai tertarik dengan tantangan dari Gio. Apalagi melihat ekspresi misterius dari papanya itu, ia semakin ingin mengetahuinya. "Sebentar lagi rumah sakit Alfarezi mau buka lowongan pekerjaan. Kamu harus melamar di sana, apapun posisinya." Tutur Gio tegas, kemudian meminum kopi di cangkirnya. Cantika tentu bingung, ia sampai mengerutkan keningnya. Pasalnya, "kok papa bisa tahu persis sih kalau rumah sakit Alfa mau buka lowongan pekerjaan? Bukannya om Erik udah dilarang sama Alfa buat dekat-dekat lagi sama papa?" Tanya Cantika lagi, ingin menuntaskan rasa penasarannya. Gio menyunggingkan senyumnya, "papa punya orang dalam yang bisa kerjasama dengan kita. Dia bekerja di rumah sakit Alfarezi dan bisa dipastikan kamu akan diterima kerja di sana. Tenang saj

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN