"Apa kamu siap menjaga cucuku? Menerima masa lalunya dan dirinya dengan tulus?" "Saya siap." Hubungan Ayana dan Alfarezi sudah direstui, tinggal pemantapan hati tuk lanjut ke jenjang yang selanjutnya yaitu lamaran dan pernikahan. Maka setelahnya mereka akan sah menjadi pasangan suami-istri. Alfarezi diperlakukan seperti seorang anak di rumah Ayana selama dua hari ini. Dua hari saja, Alfarezi sudah dekat dengan keluarga Ayana. Dia diajak ke sawah oleh kakek Ayana dan membantu pekerjaan paman Ayana yang sebagai pedagang daging sapi di pasar. Semuanya dilakukan oleh Alfarezi tanpa mengeluh, meski malamnya dia merasakan pegal-pegal di badannya. "Kalau kamu gak biasa, tolak aja. Gak masalah kok. Kasihan kamu kalau memaksakan seperti itu." Ujar Ayana saat memijit Alfarezi malam-malamnya.

