Terlambat

1616 Kata

"Semoga saja Alfa masih tidur. Aku gak mau ada drama-drama nangis lagi," ujar Ayana, menutup pintu kamar tempatnya tertidur semalam. Ia begitu hati-hati, sebisa mungkin tidak menimbulkan suara yang berkemungkinan bisa membuat Alfarezi menyadarinya dan sampai terbangun. Bahkan saat mau ke kamar samping pun jalannya sampai berjinjit, saking takutnya terdengar suara. "Sssttt... Sakit kepalaku. Cenat-cenut banget, aku lupa makan juga kemarin," keluhnya, memijit kepalanya yang pusing. Ayana tidak bisa tidur nyenyak semalam. Ia terus menangis dengan perasaan kecewa serta sakit hati yang teramat sangat untuk suaminya itu, ia berusaha mengabaikan usaha Alfarezi yang memaksanya keluar kamar untuk mendiskusikan kembali masalah dugaan perselingkuhan itu. Terhitung, ia tidur kurang dari 3 jam saja,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN