"I will fight for you, because without you my life just an empty space." ***** @Desa kedungmiri, Bantul, Yogyakarta Dominick menahan tangan Atha, membuat gadis itu berhenti di tempatnya. Namun Atha langsung menepis cengkraman Dominick, dia berbalik dan menatap tajam mata Dominick. "Sudah ku katakan aku tidak mau melihatmu, apa kau tidak mengerti?!" desis Atha emosi. "Beri aku satu kesempatan untuk menjelaskan, aku tidak tahu jika kakakmu adalah korban dari ayahku. Bahkan aku tidak tahu jika Daddy memiliki bisnis kotor seperti itu Atha. Aku tidak pernah terlibat, dengarkan aku dulu." mohon Dominick. Tapi Atha tetap berdiri di tempatnya, memandang ke arah lain. Hatinya masih sangat sakit, dia tidak tahu jika memandang wajah Dominick bisa semenyakitkan ini. Padahal dia dulu begitu

