Arga menciumi leher Alina dengan lembut. Desahan tak henti-hentinya keluar dari mulut Alina setiap kali napas dan bibir Arga menyentuh kulit tubuhnya. Malam ini berbeda dari malam-malam sebelumnya. Arga dan Alina memang sudah pernah bercinta sebelumnya. Sering malah. Tapi malam ini jadi malam pertama dimana Arga dan Alina bercinta dengan status sudah sah jadi pasangan suami istri. Alina meremas rambut tebal milik Arga saat merasakan bibir dan lidah Arga yang nakal memainkan dua gundukan ranum miliknya. Semakin kasar remasan tangan Alina di rambut Arga, semakin liar Arga menciumi dan memainkan gunung kembar Alina. Desahan demi desahan terus lolos dari bibir Alina yang kemerah-merahan itu. Setelah puas memainkan kedua gunung kembar Alina, Arga berhenti sebentar dan memandangi wajah Alina.

