Chapter 23 - Bulan Madu di Pulau Bali

1524 Kata

Alina terkejut saat sedang asik memotong-motong wortel di dapur, tiba-tiba tangan seseorang melingkari perutnya dan memeluk tubuhnya dari belakang. Pas Alina menoleh, ternyata Arga, suaminya. Hari ini Arga interview kerja. Apa lagi tujuannya kalau bukan untuk mencari sesuap nasi. Arga kan sudah menikah, tak mungkin kan selamanya minta uang ke bapak? Ya walaupun pasti bapak akan memberi dengan sukarela sih. “Arga? Udah balik?” tanya Alina. “Udah dong. Kalo belom, mana mungkin aku bisa meluk kamu kayak gini sekarang,” jawab Arga dengan senyum sumringahnya. Alina terdiam sejenak memperhatikan wajah suaminya dari samping. “Kamu kenapa? Kok seneng banget? Kayak orang abis nemu duit di jalan,” tanya Alina heran. Arga menghela napas, “Aku diterima kerja. Seneng banget rasanya, padahal baru pe

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN