Chapter 29 - Kejutan

1995 Kata

Dua bulan sudah berlalu. Hari ini tepat enam bulan Alina hamil. Perutnya tambah besar, apalagi ada dua dede bayi kembar dalam perut Alina. Nafsu makan Alina juga jadi tambah banyak. Ngidamnya juga mulai yang aneh-aneh. Seperti kemarin, tepat jam 12 malam, Alina membangunkan Arga yang sedang tertidur pulas di sampingnya. Untung besok hari Sabtu, Arga nggak kerja. “Arga .. Bangun ..,” kata Alina sambil menggoyang-goyangkan lengan Arga. “Ngghh aku masih ngantuk, yang ..,” kata Arga dengan kedua mata yang masih tertutup. “Ish Arga, bangun!” bentak Alina. Arga menyerah. “Apa lagi?” tanya Arga dengan kesadaran yang masih separo. Yang separonya lagi masih di alam mimpi. “Aku mau makan bubur ayam ..” Arga melihat ke arah jam yang tergantung di dinding sekilas, “Malem-malem gini mau makan bub

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN