Tak mungkin ada cinta yang bertahan tanpa interaksi, yang tegar tanpa interupsi. -Helvi Tiana Rosa . Hujan kembali jatuh beriringan dengan air mata yang tak kunjung henti turun membasahi pipi seorang wanita yang kini duduk di sebuah kursi. Dia menatap pada tubuh seorang yang dia cintai dengan pandangan sedih juga khawatir. Tangannya terus tertaut di depan d**a sambil menggumam untaian do’a yang tidak henti dia ucapkan. Usai tidak sadarkan diri, Juan dibawa masuk ke dalam ruang perawatan dan mendapatkan pemeriksaan dari dokter. Epilepsi Juan kambuh dipicu oleh stres dan kelelahan yang membuat kerja otaknya kacau. Dari situ saja Dona sudah amat sangat merasa bersalah. Dia tahu, dirinya yang menjadi penyebab Juan mengalami ini. Fakta lainnnya, pengurus rumah Juan mengatakan kalau tuannya

