“Masih pusing?” “Sedikit.” “Cuci mukanya dulu sana.” Maya melangkah dengan malas, mencuci muka di wastafel, lalu ikut bergabung sarapan dengan sang suami. Lalu terdengar suara deru mesin mobil sedang dipanaskan. “Jupri mau pergi ya, Mas?” “Iya.” “Mau kemana?” “Nganterin pesenan buah.” Reno menyelesaikan sarapannya, lalu mengambil tas dan memakainya. “Loh, Mas mau kemana?” “Mau kerja, sayang.” Reno mengecup pipi Maya. “Ke pasar maksudnya?” “Hari ini Mas sama Jupri mau pergi antar buah-buahan ke super market.” “Mas...ikut,” rengek Maya. ”Ikut kemana, sayang?” “Itu mau kemana?” “Nganterin buah ke supermarket-supermarket,” jelas Reno dengan sabar. “Lama dong?” “Sampai sore sih.” “Maya mau ikut.” “Sayang, kan Mas mau kerja. Kamu di rumah aja ya...nanti capek di j

