Ahtissa yang tubuhnya ditahan oleh Darwin agar tidak ambruk, mulai menarik napas panjang hingga menghembuskannya dalam dekapan Darwin. Berusaha berdiri tegak dan tidak limbung lagi. “Tissa, kamu kenapa?? Apa yang membuatmu kaget seperti ini?” Darwin mengulangi pertanyaannya lagi. Mulai cemas dengan Ahtissa. “Maafkan aku, Mas. Aku butuh ke toilet sebentar. Apa aku boleh kw toilet dulu?” tanya Ahtissa yang wajahnya mulai pucat. Ahtissa yang baru saja sembuh dari sakit, takut berimbas membuat tubuhnya jadi drop kembali gara-gara sosok pria bernama Daffin Gunandra. “Tentu saja boleh, Tissa Sayang. Ayo, aku antarkan kamu ke toilet dulu,” ajak Darwin sambil tetap menggandeng tangan sang calon istri itu. Mereka berdua pun bergeser menuju kamar mandi tamu yang ada kediaman mewah milik Kel

