Bisma sukses dibuat terdiam usai mendengar apa yang baru saja disampaikan oleh Shasha padanya. Ia menatap Shasha di depannya dengan tidak percaya, dan ia pun nyaris menganga, selagi otaknya masih mencerna informasi yang baru ia terima. Apa tadi yang Shasha bilang? Dirinya keguguran? Yang benar saja? Bisma berusaha untuk memerhatikan raut wajah Shasha guna melihat apakah ada tanda-tanda jika Shasha sedang bercanda sekarang. Namun, apa yang diharapkannya? Shasha sama sekali tidak memperlihatkan raut jenaka sedikit pun, tentu saja. Shasha sedang sangat serius sekarang. Lagipula, semua sampah kaleng-kaleng bir kosong dan puntung rokok yang ditunjukkan oleh Shasha pun sudah cukup untuk dijadikan sebagai bukti. Dan ketika Bisma beralih untuk melihat perut Shasha, memang sudah tidak ada lagi

