Ada masa di mana kita akan sering mempertanyakan kenapa Allah membuat kejadian seperti ini dan kenapa seperti itu? Karena begitulah manusia dia akan terus merasa apa yang terjadi padanya itu sungguh tidak adil. Padahal bisa jadi di mata Tuhan itulah yang terbaik, hanya manusia saja tidak mengetahui. Contohnya, dulu aku kira menikah sama Mas Alfa itu sebagai kutukan tapi sekarang aku merasa sangat bersyukur. Sebab, dengan menikah dengannya aku banyak mengalami proses pendewasaan dan juga pembelaan yang selama ini tak kudapatkan. Alfa itu suami. Alfa itu Kakak. Alfa itu Ayah dan Alfa itu cinta. Begitulah aku mendeskripsikan seorang Alfa. Jika aku cinta pertama Mas Alfa maka dia cinta sejatiku. Ya, sekarang kuakui aku memang sedang jatuh cinta. Oh, salah! Tapi, aku sedang membangun cinta

