Bab 31. Fakta Dan Resa

1697 Kata

Tubuhku bergetar, kakiku seolah tak menapak bumi dan Mas Alfa mengeratkan pelukannya. Aku nyaman. Ya, sangat nyaman karena sebuah kehangatan yang berasal dari seorang Alfa Prawira-suamiku. Seolah kegelisahan di dalam d**a mengenai kekacauan yang kubuat sirna begitu saja, hanya karena sentuhannya. Terlebih ketika dia menciumku dalam di apartemen yang disewa Mas Alfa untukku selama aku menjalani challange Bu Imel. "Kamu sudah melakukan yang terbaik Zel, Mas bangga sama kamu." Mas Alfa menarik wajahnya dan melepaskan tautan bibir kami. Aku termangu sambil menetralkan degup jantung. Sudah kubilang kan, Alfa itu the best kisser, dia itu pandai membuatku hampir pingsan hanya karena permainan bibirnya. Tahan Zela, jangan pingsan! Nggak lucu kan, pingsan pas lagi romantis. Namun, meski terle

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN