Darma yang sudah mendatangi Kanaya untuk menyampaikan niatnya melamar Sabrina malam ini akan memutuskan untuk segera memberi tahu Bima hasilnya. “Bim, nanti malam kita harus membicarakan tentang lamaran kamu ke Sabrina,” ucap Darma saat Bima akan berangkat berjualan. “Iya, bu,” jawab Bima sambil menghentikan aktivitasnya yang sedang menata gerobak di atas jok motornya dan menoleh ke arah ibunya. “Oke. Ini bukan hal bercandaan ya,” ingat Darma. “Inggih, ibu,” jawab Bima dengan mengangguk khidmat. “Ya sudah ayo sarapan dulu kalau gitu,” ajak Darma saat melihat Bima sudah selesai menata gerobaknya. Bima segera bergegas menyusul ibunya ke arah dapur. Dia tidak ingin membuat ibunya memarahinya karena dia yang selalu menunda-nunda sarapan dan kadang dia beralasan terburu-buru untuk be

