Garis Dua

1120 Kata

Calista kini termenung. Kepalanya tertunduk menatap lantai. Tiba-tiba saja matanya berkaca-kaca, dan timbul penyesalan dalam dirinya. Dia menggigit bibir bawahnya dan memejamkan mata. Runi yang melihat perubahan pada raut wajah Calista, mengelus bahu anaknya itu lembut. “Kamu nggak usah bersedih, Lis. Masalah Kevin dan kamu hanya salah paham. Nanti kalau suami kamu pulang, langsung berdamai. Jangan lama-lama marahnya. Kevin juga perlu perhatian kamu, lho. Jangan sampai dia melirik wanita lain gara-gara kamu abaikan! Suami kamu itu termasuk laki-laki idaman lho, Lis. Jadi kamu harus jaga dia dengan baik. Jangan sampai ada wanita mendekati Kevin,” ucap Runi yang membuat Calista membulatkan matanya. “Ibu kok nakut-nakutin aku, sih. Jangan sampai lah kalau Mas Kevin melirik wanita lain. Awa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN