Calista baru selesai sholat isya ketika Kevin membuka pintu kamar mereka. Mereka pun saling bersitatap. Kevin lalu berjalan mendekati sang istri yang masih mengenakan mukena. “Assalamualaikum,” sapa Kevin kala sudah berada di dekat Calista. “Wa’alaikumsalam.” Calista balas menyapa Kevin. Calista lalu meraih tangan Kevin dan mencium punggung tangan sang suami lembut. Kevin yang melihat sambutan dari Calista, tentu saja merasa senang. Dia lalu merengkuh tubuh sang istri ke dalam pelukan, dan mencium kening Calista lembut. “Aku senang sikap kamu sudah kembali seperti semula, Lis. Apa ini artinya kamu mulai percaya padaku?” bisik Kevin di telinga Calista. Calista mendongakkan kepalanya dan menatap lekat wajah Kevin seraya berkata, “Aku istrimu, Mas. Dan aku sudah mengenal kamu cukup lama.

