Penyakit Hati

1236 Kata

Runi menghela napas panjang melihat sikap Sandy, yang sudah menabuh genderang perang terhadap Calista. Dia berjalan mendekati anak bungsunya itu, berniat menasihati. “Sandy, jangan begitu dong, Nak! Masak menyapa kakaknya seperti itu. Calista ini Kakak kamu, ayo salaman!” tutur Runi lembut. Sandy menatap Calista dengan tatapan tajam seraya berucap, “Dia bukan Kakakku! dia pasti menipu Ibu dengan cara mengaku sebagai anak Ibu. Harusnya di tes DNA dulu. Ibu jangan percaya begitu saja dengan dia!” “Sandy! jangan seperti anak kecil! Ibu lebih tahu mengenai anak Ibu dari pada kamu,” ucap Runi dengan nada tinggi. Dia sudah habis kesabarannya menghadapi ulah anak bungsunya itu. “Ibu sekarang bentak-bentak aku, gara-gara nemu anak di pinggir jalan. Sampai kapan pun aku tetap membenci dia!” S

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN