“Kevin kapan pulang, Lis?” tanya Runi ketika sudah melepaskan pelukannya dari tubuh Calista. “Dia bilang besok sore, Bu,” sahut Calista. Runi menganggukkan kepalanya seraya berkata, “Ibu pulang dari sini kalau Kevin sudah pulang saja, ya. Ibu mau bilang sama dia, kalau kamu itu anak kandung Ibu. Jadi istilahnya bukan turun ranjang lagi, tapi naik ranjang karena kamu anak pertama Ibu, kakaknya Sandra.” Calista tertawa mendengar ucapan Runi. “Ibu bisa aja kasih istilahnya.” “Lho memang benar begitu, kok,” ucap Runi yang juga tertawa mengimbangi Calista. Ketika mereka sedang tertawa, tiba-tiba telepon genggam Runi berdering. Wanita paruh baya itu menatap layar telepon genggamnya. Di layar telepon genggam itu, tampak nama Sandy terpampang di sana. Runi langsung mengangkat panggilan telepo

