Calista dan Farida sangat terkejut mendengar ucapan Runi. Farida hanya bisa menangis dan menyesali perbuatannya. Dia menyesal telah menyetujui dan membantu rencana Bu Karim untuk memisahkan Runi dan bayinya. Calista mendekati Runi dan bersimpuh di kakinya seraya berucap, “Ibu, aku mohon maafkan Bu Farida. Beliau berbuat begitu karena saking inginnya memiliki seorang anak. Kita selesaikan masalah ini secara kekeluargaan. Bu Farida sudah tidak muda lagi, kasihan kalau menghabiskan masa tuanya di penjara. Lagi pula Bu Farida sudah merawat dan mendidik aku dengan baik hingga aku bisa mandiri seperti sekarang. Aku mohon maafkan beliau, Bu.” Runi yang awalnya emosi, lambat laun dapat mengendalikan emosinya. Dia raih bahu Calista agar berdiri. Dia tatap wajah cantik Calista ketika gadis itu sud

