Semenjak hari itu, Sandy tinggal di rumah Martin. Lokasi rumah Martin yang berada di daerah Bogor, membuat Sandy merasa nyaman, karena lokasinya jauh dari keluarganya. Apalagi sikap Martin yang perhatian dan penuh kasih sayang terhadapnya, yang membuat Sandy terbuai. Sementara itu di rumah Runi, tampak wanita paruh baya itu khawatir karena sudah dua hari Sandy tidak pulang ke rumah. Sebelumnya Sandy berpamitan pada Runi kalau akan ke rumah temannya. Tapi, semenjak itu Sandy hilang bagaikan ditelan bumi. Sandy tidak pulang ke rumah lagi semenjak dia berpamitan pada ibunya. Bahkan nomor teleponnya sudah tidak aktif lagi, sehingga Runi kesulitan untuk menghubungi anaknya itu. “Sand, kamu ada di mana sih sebenarnya? Sudah dua hari ini kamu nggak pulang. Nomor telepon kamu juga nggak aktif. K

