CHAPTER 51. Pembuktian

1995 Kata

*** "Mau apa lagi kamu, Zaf?" tanya Namira dengan kesal setelah ia menarik Zafi ke tempat lain yang cukup tertutup. Perempuan itu terlihat sangat kesal akibat kehadiran Zafi yang baginya sungguh tiba-tiba. Namira tidak mengerti kenapa Zafi muncul kembali setelah beberapa tahun yang lalu melupakan keberadaannya. "Kean bukan anakmu. Dia anakku!" ujar Namira dengan ketus. Perempuan bersenyum manis itu bahkan sengaja menunjuk wajah Zafi tanpa sopan santun. Namira tidak peduli. Apapun yang terjadi dia akan memperjuangkan Keanunya. "Dia memang anakmu, Nara. Tapi dia juga anakku!" balas Zafi sambil menatap Namira dengan tajam. Sekeras apapun Namira menolak kenyataan itu, tetap saja Kean adalah darah daging mereka berdua. Namita tidak bisa mengelak lagi. Bukan hanya DNA Kean yang sama dengan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN