*** Killa menyimpan bibir atas dan bawahnya ke dalam mulut. Ia menatap Namira dengan sedih. "Kamu yakin, Ra?" tanyanya sekali lagi setelah mendengar keputusan Namira yang ingin kembali ke Indonesia. Selama ini bukan Killa tidak bisa membantu Namira untuk kembali ke Indonesia namun Killa menahan diri untuk melakukan itu. Dia pikir Namira bisa membuat perasaan Zafi membaik. Tetapi bukan perasaan Zafi yang membaik, justru hati Namira yang sakit. Killa akui ia telah bersikap egois. Tak seharusnya dirinya memanfaatkan kehadiran Namira untuk bisa membuat keadaan membaik tanpa peduli pada perasaan perempuan itu yang setiap harinya semakin hancur karena perlakuan Zafi. "Baik, kalau keputusanmu sudah bulat. Aku akan bantu kamu," ucap Killa pada akhirnya. Setelah semua ini dirinya juga akan kem

