Bertemu Calon Mama Mertua

1258 Kata

“Kenapa, Mas?” Wisnu hanya melirik sedikit Ralia yang duduk di sampingnya. “Memangnya aku kenapa?” Ralia tertawa pelan. “Kamu kelihatan sekali kalau lagi gugup. Tuh, sampai keringatan gitu keningnya.” Wisnu menyeka peluh di dahi lalu menatap telapak tangannya. “Ah, ya, benar. Aku memang gugup. Ini kali pertama aku ketemu ibu kamu.” Ralia menepuk lembut lengan Wisnu. “Dulu, waktu kamu ketemu ayah, kamu enggak gugup. Sama sekali enggak gugup. Kamu percaya diri, tenang bilang mau melamar aku.” Pada akhirnya Wisnu ikut tertawa pelan. “Ya, ini beda, Ralia.” “Beda bagaimana?” “Beda saja, aku agak cemas kalau mama kamu enggak suka sama aku.” Dahi Ralia mengerut. “Kenapa kamu bisa berpikiran seperti itu? Waktu ketemu ayah aku, bagaimana?” “Kamu, 'kan sudah banyak cerita sebelumnya tentang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN