Luka Yang Kembali Terbuka

1138 Kata

Satu jam setelah kejadian awkward di atas ranjang yang membuat jantungnya berpacu tak karuan, Nara telah bersiap. Ia mengenakan setelan blazer dan rok span berwarna soft yang sangat pas di tubuhnya, membuat auranya tampak lebih menawan dan berkelas. Di sisi lain kamar, Rayyan juga telah selesai mengenakan kemejanya. Ia meraih jas hitam yang tergantung rapi dan menatap Nara melalui pantulan cermin. "Ayo berangkat bersama," tawar Rayyan sambil merapikan kerah jasnya. Nara langsung menggeleng cepat. Ia tidak ingin membuat kehebohan di kantor sepagi ini. "Ah, tidak perlu. Aku bisa berangkat dengan MRT atau..." Nara mengedarkan pandangannya ke seluruh penjuru kamar, lalu matanya tertuju pada tumpukan kunci mobil di atas nakas. "Aku bawa mobil yang paling murah saja," ucap Nara cepat seraya me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN