Pesta Yang Kacau

1385 Kata

Lampu gantung kristal di kediaman mewah Wijaya bersinar terang. Rekan bisnis dari berbagai sektor mulai berdatangan, memenuhi ruangan dimana acara besar akan diadakan. Malam ini adalah malam penyambutan yang dijanjikan. Nyonya Wijaya berdiri di tengah ruangan dengan senyum lebar yang tak lepas dari wajahnya. Di hadapannya tersaji meja panjang dengan hidangan kelas satu. Ia memulai acara dengan pidato singkat yang penuh haru. "Hadirin semua, kerabat, dan rekan bisnis keluarga Wijaya. Mungkin kalian tahu bahwa selama bertahun-tahun, saya dan suami saya mencari putri kami dengan segala upaya. Akhirnya, Tuhan mengabulkan doa kami. Kini putri kecil kami telah ditemukan," ujar Nyonya Wijaya sambil menatap Nara penuh bangga. Tuan Wijaya bangkit mengambil alih acara. "Secara resmi, saya memperk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN