**Enam bulan kemudian, Italia** Keenan mengaduk semangkuk risotto yang ada di hadapannya seraya bersenandung ria. Raut wajahnya nampak dipenuhi dengan rasa bangga dan bahagia, karena sekarang dirinya tidak hanya resmi menjadi seorang ayah, tetapi juga sudah resmi menjadi koki pribadi bagi si kembar Elena dan Enzo, bersamaan dengan Ingga—istri tercintanya. “Keenan? Kamu masak apa untuk Elena dan Enzo?” tanya Ingga penasaran. Keenan tersenyum, “Risotto dengan tomat dan wortel.” “Risotto?” Senyum di wajah tampan Keenan melebar, “Bubur, sayang.” Ingga mengangguk perlahan, “Ah, begitu.” Ingga terdiam sejenak memperhatikan si kecil Elena dan Enzo bergantian, yang saat ini sedang duduk di kursi bayi persis di samping Keenan. Si kecil Elena nampak tak henti-hentinya mengalihkan pandangannya

