Kellan tak pernah menyangka betapa wanita itu sangatlah rumit. Kellan tak pernah menduga hatinya kini justru dipermainkan oleh seorang wanita bernama Dewi. Ketika ia mulai memiliki harapan tinggi, angan indah yang serasa penuh warna, Dewi menghempaskannya di titik terendah. Dari awal ketika Kellan mulai menjadikan hubungan ini lebih serius, Dewi justru menunjukkan keengganan. Saat ia mulai mrnginginkan seorang anak, wanita itu menolaknya dengan tegas. Dia enggan menjadi bagian dari hidup Kellan. Dia tak mau menjadi bagian terpenting darinya. Sakit. Itulah yang ia rasakan. Marah. Itu juga ia rasakan. Tetapi mau bagaimana lagi? Reaksi dan keputusan Dewi merupakan sesuatu yang tak bisa Kellan kendalikan. Wanita itu adalah sosok yang merdeka, bebas, dan mandiri. Kellan tak bisa memaksanya

