Anak?

1144 Kata

Kellan terdiam lama. Dia menatap wanita yang kini telah menjadi istrinya dengan mata penuh makna. Bibir Kellan terasa membeku. Dia tak pernah tahu hati Dewi mampu sesensitif itu dalam menilai lingkungan sekeliling. Dewi menyimpan rasa kemanusiaan yang tinggi. Bahkan, dia teringat dengan kaum marginal yang terpinggirkan. "Ada apa? Apakah ini terasa aneh? Kita hidup dengan menatap sesuatu secara lurus. Yang ada dalam bayangan kita adalah tentang mimpi kita, ambisi kita, keinginan kita, harapan kita, target kita, semuanya tentang kita, kita, dan kita. Kapan mata kita akan ikut melirik ke sekitar dan memahami ada banyak orang yang tak seberuntung kita. Kapan nurani kita akan terbuka karena melihat banyak hal di sekeliling? Padahal, mereka-mereka yang seperti itu membutuhkan peran kita untuk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN